Jumat, 10 Mei 2013

DESALINASI AIR LAUT



DESALINASI AIR LAUT MENJAWAB KRISIS AIR BERSIH DAERAH PESISIR

Niken Hermayanti
Abstrak

Tujuan dari artikel telaah pustaka ini adalah Pemenuhan kebutuhan dasar manusia yaitu kebutuhan air bersih. Maksudnya adalah untuk mencukupi kebutuhan akan air bersih sebagai bagian dari kebutuhan dasar setiap manusia dan pengenalan teknologi pengolahan air asin/payau.  Metode yang digunakan dalam artikel telaah pustaka ini adalah metode pengambilan data sekunder. Untuk menghasilkan air bersih dari air laut ini dibutuhkan energi listrik sebesar 4,72 kilowatt jam per meter kubik. Sekarang ini rata-rata listrik per kilowatt jam mencapai harga Rp 1.000. Produksi air bersih dari proses desalinasi bisa bersaing dengan tarif air bersih kelas komersial yang mencapai Rp 12.500 per meter kubik. Bahkan, tarif air bersih industri mencapai Rp 15.000 per meter kubik. Nilai produksi air bersih dengan teknologi desalinasi yang dikembangkan sekarang mampu menekan harga hingga Rp 9.000 per meter kubik. Dengan desalinasi, air laut atau air payau yang diproses dengan reverse osmosis diubah menjadi air bersih sehingga dapat menjawab masalah krisis ketersediaan air bersih bagi masyarakat pesisir. Dengan memanfaatkan air laut sebagai air bersih dapat mencegah terjadinya penurunan tanah yang sewaktu – waktu dapat terjadi jika kita terus - menerus menggunakan air tanah.
Kata Kunci : Desalinasi, Distilasi, Osmosis Terbalik.
I.                   Pendahuluan
Air merupakan sumber daya alam yang sangat penting bagi kehidupan di bumi. Sumber air tersebut ada yang diperoleh dari air tanah, mata air air sungai, danau dan air laut. Sumber air di bumi tersebut berasal dari suatu siklus air dimana tenaga matahari merupakan sumber panas yang mampu menguapkan air. Air baik yang berada di darat maupun laut akan menguap oleh panas matahari. Uap kemudian naik berkumpul menjadi awan. Awan mengalami kondensasi dan pendinginan akan membentuk titik-titik air dan akhirnya akan menjadi hujan. Air hujan jatuh kebumi sebagian meresap kedalam tanah menjadi air tanah dan mata air, sebagian mengalir melalui saluran yang disebut air sungai, sebagian lagi terkumpul dalam danau/rawa dan sebagian lagi kembali ke laut.
Meskipun Bumi 75% terdiri dari air, tapi hanya kurang dari 1% yang benar merupakan air yang siap digunakan. Krisis air bersih sudah melanda diberbagai belahan dunia, tidak terkecuali di Indonesia. Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia. Indonesia memiliki luas wilayah 5.193.252 km2 dua per tiga luas wilayahnya merupakan lautan, yaitu sekitar 3.288.683 km2. Sehingga Indonesia juga memiliki julukan sebagai benua maritim. Ironinya di tengah kepungan air laut itu ternyata masih ada beberapa tempat yang mengalami kekurangan air, terutama mengenai ketersedian air bersih. Akibatnya, di tempat seperti itu air menjadi barang eksklusif. Masyarakatnya harus membeli untuk mendapatkan air bersih (Anonymous, 2008).
Laju konsumsi air bersih di dunia meningkat dua kali lipat setiap 20 tahun, melebihi dua kali laju pertumbuhan manusia. Beberapa pihak memperhitungkan bahwa pada tahun 2025, permintaan air bersih akan melebihi persediaan hingga mencapai 56%. Kekurangan air bersih dapat berpengaruh terhadap banyak hal, di antaranya dapat mengurangi pembangunan ekonomi dan menurunkan tingkat kehidupan. Hal ini menunjukkan bahwa dunia membutuhkan suatu cara untuk meningkatkan persediaan air bersih. Salah satu sumber yang berpotensi dijadikan sumber air bersih adalah air laut. Air laut dapat dijadikan air bersih dengan proses desalinasi (Shofnita, 2009).
II.                Isi Tulisan
Desalinasi adalah proses pemisahan yang digunakan untuk mengurangi kandungan garam terlarut dari air garam hingga level tertentu sehingga air dapat digunakan. Proses desalinasi melibatkan tiga aliran cairan, yaitu umpan berupa air garam (misalnya air laut), produk bersalinitas rendah, dan konsentrat bersalinitas tinggi. Produk proses desalinasi umumnya merupakan air dengan kandungan garam terlarut kurang dari 500 mg/l, yang dapat digunakan untuk keperluan domestik, industri, dan pertanian. Hasil sampingan dari proses desalinasi adalah brine. Brine adalah larutan garam berkonsentrasi tinggi (lebih dari 35000 mg/l garam terlarut).
Distilasi merupakan metode desalinasi yang paling lama dan paling umum digunakan. Distilasi adalah metode pemisahan dengan cara memanaskan air laut untuk menghasilkan uap air, yang selanjutnya dikondensasi untuk menghasilkan air bersih. Berbagai macam proses distilasi yang umum digunakan, seperti multistage flash, multiple effect distillation, dan vapor compression umumnya menggunakan prinsip mengurangi tekanan uap dari air agar pendidihan dapat terjadi pada temperatur yang lebih rendah, tanpa menggunakan panas tambahan.
Metode lain desalinasi adalah dengan menggunakan membran. Terdapat dua tipe membran yang dapat digunakan untuk proses desalinasi, yaitu reverse osmosis (RO) dan electrodialysis (ED). Pada proses desalinasi menggunakan membran RO, air pada larutan garam dipisahkan dari garam terlarutnya dengan mengalirkannya melalui membran water-permeable. Permeate dapat mengalir melalui membran akibat adanya perbedaan tekanan yang diciptakan antara umpan bertekanan dan produk, yang memiliki tekanan dekat dengan tekanan atmosfer. Sisa umpan selanjutnya akan terus mengalir melalui sisi reaktor bertekanan sebagai brine. Proses ini tidak melalui tahap pemanasan ataupun perubahan fasa. Kebutuhan energi utama adalah untuk memberi tekanan pada air umpan. Desalinasi air payau membutuhkan tekanan operasi berkisar antara 250 hingga 400 psi, sedangkan desalinasi air laut memiliki kisaran tekanan operasi antara 800 hingga 1000 psi.
Dalam praktiknya, umpan dipompa ke dalam container tertutup, pada membran, untuk meningkatkan tekanan. Saat produk berupa air bersih dapat mengalir melalui membran, sisa umpan dan larutan brine menjadi semakin terkonsentrasi. Untuk mengurangi konsentrasi garam terlarut pada larutan sisa, sebagian larutan terkonsentrasi ini diambil dari container untuk mencegah konsentrasi garam terus meningkat.
Reverse osmosis (Osmosis terbalik) adalah sebuah istilah teknologi yang berasal dari osmosis. Osmosis adalah sebuah fenomena alam dalam sel hidup di mana molekul "solvent" (biasanya air) akan mengalir dari daerah berkonsentrasi rendah ke daerah Berkonsentrasi tinggi melalui sebuah membran semipermeabel. Membran semipermeabel ini menunjuk ke membran sel atau membran apa pun yang memiliki struktur yang mirip atau bagian dari membran sel. Gerakan dari "solvent" berlanjut sampai sebuah konsentrasi yang seimbang tercapai di kedua sisi membran.
Reverse osmosis adalah sebuah proses pemaksaan sebuah solvent dari sebuah daerah konsentrasi "solute" tinggi melalui sebuah membran ke sebuah daerah "solute" rendah dengan menggunakan sebuah tekanan melebihi tekanan osmotik. Dalam istilah lebih mudah, reverse osmosis adalah mendorong sebuah solusi melalui filter yang menangkap "solute" dari satu sisi dan membiarkan pendapatan "solvent" murni dari sisi satunya.
Reverse osmosis merupakan suatu metode pembersihan melalui membran semi permeable. Pada proses membran, pemisahan air dari pengotornya didasarkan pada proses penyaringan dengan skala molekul, dimana suatu tekanan tinggi diberikan melampaui tarikan osmosis sehingga akan memaksa air melalui proses osmosis terbalik dari bagian yang memiliki kepekatan tinggi ke bagian yang mempunyai kepekatan rendah. Selama proses tersebut terjadi, kotoran dan bahan yang berbahaya akan dibuang sebagai air tercemar (limbah). Molekul air dan bahan mikro yang berukuran lebih kecil dari Reverse Osmosis akan tersaring melalui membran. Di dalam membran Reverse Osmosis tersebut terjadi proses penyaringan dengan ukuran molekul, yakni partikel yang molekulnya lebih besar daripada molekul air misalnya molekul garam, besi dan lainnya, akan terpisah dan dalam membran osmosis balik harus mempunyai persyaratan tertentu, misalnya kekeruhan harus nol, kadar besi harus <0,1>.
Instalasi desalinasi dengan metode reverse osmosis di Barcelona
Sistem RO terdiri dari 4 proses utama, yaitu (1) pretreatment, (2) pressurization, (3) membrane separation, (4) post teatment stabilization:
Desalinasi dengan RO
1.      Pretreatment: Air umpan pada tahap pretreatment disesuaikan dengan membran dengan cara memisahkan padatan tersuspensi, menyesuaikan pH, dan menambahkan inhibitor untuk mengontrol scaling yang dapat disebabkan oleh senyawa tetentu, seperti kalsium sulfat.
2.      Pressurization: Pompa akan meningkatkan tekanan dari umpan yang sudah melalui proses pretreatment hingga tekanan operasi yang sesuai dengan membran dan salinitas air umpan.
3.      Separation: Membran permeable akan menghalangi aliran garam terlarut, sementara membran akan memperbolehkan air produk terdesalinasi melewatinya. Efek permeabilitas membran ini akan menyebabkan terdapatnya dua aliran, yaitu aliran produk air bersih, dan aliran brine terkonsentrasi. Karena tidak ada membran yang sempurna pada proses pemisahan ini, sedikit garam dapat mengalir melewati membran dan tersisa pada air produk. Membran RO memiliki berbagai jenis konfigurasi, antara lain spiral wound dan hollow fine fiber membranes.
Tipe membran RO
4.      Post Teatment Stabilization: Air produk hasil pemisahan dengan membran biasanya membutuhkan penyesuaian pH sebelum dialirkan ke sistem distribusi untuk dapat digunakan sebagai air minum. Produk mengalir melalui kolom aerasi dimana pH akan ditingkatkan dari sekitar 5 hingga mendekati 7 (Shofnita, 2009).
Sistem pretreatment yang mendukung sistem RO umumnya terdiri dari tangki pencampur (mixing tank), saringan pasir cepat (rapid sand filter), saringan untuk besi dan mangan (Iron & manganese filter) dan yang terakhir adalah sistem penghilang warna (colour removal).
Tabel 1. Pandual Kualitas Air Hasil Pengolahan Sistem RO
Sumber: Herlambang
Keunggulan teknologi osmosis terbalik merupakan kecepatan proses pengolahan dalam memproduksi air bersih. Teknologi ini menggunakan tenaga pompa sehingga bisa memaksa produksi air keluar lebih banyak. Secara proses, sistem pengolahan osmosis ini menggunakan membran sebagai pemisah air dengan pengotornya. Pada proses dengan membran, pemisahan air dari pengotornya didasarkan pada proses penyaringan dengan skala molekul. Hal ini dilakukan karena di dalam proses desalinasi air laut dengan sistem osmosis balik, tidak memungkinkan untuk memisahkan seluruh garam dari air lautnya. Karena akan membutuhkan tekanan yang sangat tinggi sekali (Anonymous, 2009).
Untuk menghasilkan air tawar, air asin atau air laut dipompa dengan tekanan tinggi ke dalam suatu modul membran osmosis balik yang mempunyai dua buah pipa keluaran, yakni pipa keluaran untuk air tawar yang dihasilkan dan pipa keluaran untuk air garam yang telah dipekatkan. Kemudian di dalam membran osmosis balik tersebut terjadi proses penyaringan dengan ukuran molekul. Yaitu pemisahan partikel yang molekulnya lebih besar dari pada molekul air, misalnya molekul garam dan lainnya, ke dalam air buangan. Karena itu air yang akan masuk ke dalam membran osmosa balik harus mempunyai persyaratan tertentu, misalnya kekeruhan harus nol, kadar besi harus kurang dari 0,1 mili gram, densitas ph juga harus dikontrol agar tidak terjadi pengerakan kalsium karbonat dan lainnya.
Inilah yang menjadi kelemahan dari teknologi ini. Yaitu penyumbatan pada selaput membran oleh bakteri dan kerak kapur atau fosfat. Yang umum terdapat dalam air asin atau laut. Untuk mengatasi kelemahannya, pada unit pengolah air osmosa balik selalu dilengkapi dengan unit anti pengerakkan dan anti penyumbatan oleh bakteri (Anonymous, 2009).
Untuk menghasilkan air bersih dari air laut ini dibutuhkan energi listrik sebesar 4,72 kilowatt jam per meter kubik. Sekarang ini rata-rata listrik per kilowatt jam mencapai harga Rp 1.000. Produksi air bersih dari proses desalinasi bisa bersaing dengan tarif air bersih kelas komersial yang mencapai Rp 12.500 per meter kubik. Bahkan, tarif air bersih industri mencapai Rp 15.000 per meter kubik. Nilai produksi air bersih dengan teknologi desalinasi yang dikembangkan sekarang mampu menekan harga hingga Rp 9.000 per meter kubik (Alamendah, 2010).
Dengan memanfaatkan air laut dan mengolahnya sebagai air minum berarti juga mengurangi pemakaian air bawah tanah yang diyakini sebagai penyebab utama penurunan tanah di berbagai tempat terutama di Jakarta. Bahkan, tingkat penurunan tanah akibat eksploitasi air tanah yang berlebihan di Jakarta, membuat kita was-was akan bahaya tenggelamnya ibu kota negara kita dalam beberapa puluh tahun kedepan.
III.             Simpulan
Dengan desalinasi, air laut atau air payau yang diproses dengan reverse osmosis diubah menjadi air bersih sehingga dapat menjawab masalah krisis ketersediaan air bersih bagi masyarakat pesisir. Dengan memanfaatkan air laut sebagai air bersih dapat mencegah terjadinya penurunan tanah yang sewaktu – waktu dapat terjadi jika kita terus - menerus menggunakan air tanah.
IV.             Ucapan Terima Kasih
            Puji dan syukur yang tiada terkira penulis ucapkan ke hadirat Allah SWT karena atas rahmat dan hidayah-Nya artikel telaah pustaka ini dapat terselesaikan dengan baik. Rasa terima kasih yang sebesar-besarnya penulis ucapkan kepada Bapak Prof. Ir. Urip Santoso, S.IKom., M.Sc., Ph.D dosen Penyajian Ilmiah yang secara langsung telah banyak memberikan bimbingan kepada penulis.
V.                Daftar Pustaka
Alamendah. 2010 .Desalinasi Memanfaatkan Air Laut Untuk Minum. http://alamendah.wordpress.com/2010/10/05/ (Oktober 2010).
Anonymous. 2009. Saatnya Memanfaatkan Air Laut Untuk Minum.http://www.indonesiaindonesia.com/f/130609.
Anonymous. 2008. Desalinasi Menguapkan Air Laut Menjadi Air Bersih.http://bacatanda.wordpress.com/2008/01/24 (24 Januari 2008).
Anonymous. 2010. Sudah Waktunya Memanfaatkan Air Laut. http://theedukasi.blogspot.com/2010/09/ (September 2010).
Anonymous. 2010. Proses Desalinasi Air laut jadi Air layak Minum.http://www.kaskus.us/showthread.php4300494 (Juni 2010).
Anonymous. 2009. Teknologi Osmosis Balik Ubah Air Asin Menjadi Layak Minum. http://www.puspiptek.info/?q=id/node/732 (Juni 2009).
Anonymous. 2010. Teknologi Desalinasi, Menjawab Kebutuhan Air Bersih di Pesisir. Warta Pasar Ikan. Dirjen Pemasaran Dalam Negeri , Direktorat Jenderal Pengolahan Dan pemasaran Hasil Perikanan Kementerian Kelautan Dan Perikanan. Jakarta Pusat.85: 26 - 27.
Anonymous, 2009. Air Minum dari Air Laut. http://www.muslimdaily.net/artikel/ringan/3903/  (Agustus 2009).
Anonymous, 2009. Sistem Osmosis Balik. http://4ld1.wordpress.com/2009/08/13/ (Agustus 2009).
Gibbs, Dawn. 2010. Bagaimana cara Mengubah Air Laut Menjadi Air Minum Penggunaan Home. http://www.ehow.com/how_6934674  (September 2010).
Herlambang, Arie. Pengolahan Air Asin Atau Payau Dengan Sistem Osmosis Balik. http://www.kelair.bppt.go.id/Sitpa/Artikel/Ro/ro.html.
Shofinita, Dian.2009.Desalinasi Air Garam. http://majari magazine.com/2009/05/ (Mei 2009).

Senin, 25 Maret 2013

KEBUTUHAN FISIK PADA MANUSIA

KEBUTUHAN FISIK  MANUSIA



    Hierarki kebutuhan (hierarchy of needs) adalah suatu teori tentang sumber motivasi manusia yang dicetuskan oleh Abraham Maslow melalui makalahnya yang berjudul "A Theory of Human Motivation" dalam jurnal Psychological Review pada tahun 1943. Teori ini menyatakan bahwa kebutuhan manusia terbagi dalam 5 kategori, yaitu

1.Fisiologi/fisik,

2.Keamanan,

3.Sosial,

4.Harga diri, dan

5.Aktualisasi diri.


    Manusia memiliki kebutuhan dasar yang bersifat heterogen. Setiap orang pada dasarnya memiliki kebutuhan yang sama, akan tetapi karena budaya, maka kebutuhan tersebutpun ikut berbeda.

Faktor yang Memengaruhi Kebutuhan Dasar Manusia:


1. penyakit(fisiologis dan psikologis)

2. hubungan keluarga

3. konsep diri

4. tahap perkembangan(biologis, psikologis,sosial dan spiritual)


   Menurut Maslow, kebutuhan pada kategori yang lebih rendah perlu dipenuhi sebelum suatu kategori yang lebih tinggi dapat berperan sebagai motivator bagi seseorang.

     Dari kebutuhan kelima tersebut, kebutuhan yang mendapatkan perhatian yang lebih besar di bandingkan dengan kebutuhan yang lainya untuk segera terpenuhi adalah kebutuhan yang berkaitan dengan kebutuhan fisik. Kebutuhan ini juga di istilahkan  dengan “ kebutuhan fisiologis ”.

     Contoh dari kebutuhan ini adalah kebutuhan makan, minum, seks, pakaian, udara segar dan lain sebaginya. Kebutuhan ini berada pada kebutuhan level paling utama untuk kelangsungan hidup manusia.

     Menurut Abraham Maslow ( dalam Bill S. Reksadjaya, 1981), suatu kebutuhan dinamakan “ kebutuhan dasar “ jika memenuhi syarat berikut: 

*Apabila hal yang dibutuhkan itu tidak ada atau tidak terpenuhi, maka akan timbul penyakit atau gangguan pada dirinya (psikologis).

 *Apabila yang dibutuhkan itu ada atau ada atau terpenuhi, maka dapat mencegah terjadinya penyakit.

* Apabila seseorang mampu mengendalikan terpenuhinya kebutuhan tersebut, maka dapat menyembuhkan penyakit dan menghilangkan timbulnya gangguan pada dirinya.


*Dalam beberapa situasi tertentu yang kompleks, kebutuhan ini lebih di pilih atau  lebih penting oleh orang yang berada dalam keadaan kekurangan dibanding dengan kebutuhan yang lain.

*Kebutuhan ini tidak terlalu aktif atau menonjol secara faungsional pada kondisi normal. akan tetapi dan akan berdampak buruk bagi organ organ lain jika tidak terpenuhi.

   Menurut Maslow orang dikatakan sehat adalah orang yang prioritas kebutuhanya sudah berada pada pengembangan potensi atau akulturasi diri.

    Apabila digambarkan dalam bentuk piramida kebutuhan fisik menempati posisi paling atas. Dampaknya apabila ada kebutuhan yang tidak terpenuhi maka akan terjadinya penyimpagan tingkah laku bagi individu yang bersangkutan, dan tidak akan ada fungsi untuk melakukan suatu kegiatan.

The End

Sabtu, 23 Maret 2013

tugas pengetahuan lingkungan



Ø  Jelaskan mengenai perangkat internal dan eksternal yang dimiliki oleh manusia berkaitan dengan posisinya sebagai kalofaj di Bumi !

Allah S.W.T menciptakan manusia dilengkapi dengan berbagai perangkat yang menyertainya, baik internal atau eksternal. Perangkat internal manusia secara biologis tersusun atas triliunan sel, yang sebagian besar adalah sel hidup. Sel-sel tersebut membentuk jaringan, sedangkan jaringan membentuk organ, dan kumpulan organ itupun membentuk individu. Manusia tersusun atas ribuan organ, yang terpenting antara lain otak. Otak manusia tersusun dari 1 triliun sel, di mana 100 milyar di antaranya aktif langsung dalam proses berpikir. Selain hati (qolbu), organ inilah yang membedakan manusia dibanding mahluk lainnya, sehingga berhak menyandang predikat sebagai kalifah di Bumi atau mahluk yang paling sempurna.

Ø  Apa yang dimaksud dengan pentingnya keseimbangan berpikir dan berperasaan dalam mengeksploitasi lingkungan ?

Keseimbangan berpikir dan berperasaan dalam mengeksploitasi lingkungan sangat penting bagi kelestarian alam atau lingkungan. Maksudnya yaitu, Manusia harus bisa membatasi atau mengontrol sifat rakus yang ada pada manusia (eksploitasi lingkungan secara berlebihan).


Ø  Apa beda motif ekonomi dengan motif  kesejahteraan dan keberkahan dalam berinteraksi dengan lingkungan ?

Di dalam motif ekonomi hanya ada upaya pencarian keuntungan sebanyak-banyaknya, tanpa memperhatikan kelestarian lingkungan. Sebaliknya dengan motif kesejahteraan dan keberkahan maka aspek kelestarian lingkungan menjadi prioritas.


Ø  Jelaskan pengertian lingkungan hidup menurut UU No. 23 Tahun 1997 tentang Pengelolan Lingkungan Hidup?
Menurut uu 23 tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup, definisi Lingkungan Hidup adalah kesatuan  ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan  makhluk hidup, termasuk manusia, dan perilakunya, yang memengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain.

Ø  Berikan penjelasan mengenai ilmu lingkungan !

Ilmu lingkungan (environmental science atau envirology) adalah ilmu yang mempelajari tentang lingkungan hidup. Ilmu lingkungan merupakan perpaduan konsep dan asas berbagai ilmu (terutama ekologi, ilmu lainnya: biologi, biokimia, hidrologi, oceanografi, meteorologi, ilmu tanah, geografi, demografi, ekonomi dan sebagainya), yang bertujuan untuk mempelajari dan memecahkan masalah yang menyangkut hubungan antara mahluk hidup dengan lingkungannya. Ilmu lingkungan merupakan penjabaran atau terapan dari ekologi.


Ø  Apa yang anda ketahui tentang perkembangan kajian lingkungan hidup di Indonesia ?
Salah satu puncak perkembangan pendidikan lingkungan adalah dirumuskannya tujuan pendidikan lingkungan hidup menurut UNCED adalah sebagai berikut: Pendidikan Lingkungan Hidup (environmental education – EE) adalah “suatu proses untuk membangun populasi manusia di dunia yang sadar dan peduli terhadap lingkungan total (keseluruhan) dan segala masalah yang berkaitan dengannya, dan masyarakat yang memiliki pengetahuan, ketrampilan, sikap dan tingkah laku, motivasi serta komitmen untuk bekerja sama, baik secara individu maupun secara kolektif, untuk dapat memecahkan berbagai masalah lingkungan saat ini, dan mencegah timbulnya masalah baru” (Unesco, 1978).


Ø  Jelaskan perbedaan ilmu lingkungan dengan ekologi !

Ilmu lingkungan merupakan perpaduan konsep dan asas berbagai ilmu yang bertujuan untuk mempelajari dan memecahkan masalah mengenai hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungannya.

Ekologi adalah ilmu yang mempelajari interaksi antara organisme dengan lingkungannya.


Ø  Bagaimana kaitan antara ekologi dengan politik, ekologi dengan ekonomi dan ekologi dengan antroplogi ?

Ekologi dalam politik
Ekologi menimbulkan banyak filsafat yang amat kuat dan pergerakan politik – termasuk gerakan konservasi, kesehatan, lingkungan,dan ekologi yang kita kenal sekarang. Saat semuanya digabungkan dengan gerakan perdamaian dan Enam Asas, disebut gerakan hijau. Umumnya, mengambil kesehatan ekosistem yang pertama pada daftar moral manusia dan prioritas politik, seperti jalan buat mencapai kesehatan manusia dan keharmonisan sosial, dan ekonomi yang lebih baik.
Orang yang memiliki kepercayaan-kepercayaan itu disebut ekolog politik. Beberapa telah mengatur ke dalam Kelompok Hijau, namun ada benar-benar ekolog politik dalam kebanyakan partai politik. Sangat sering mereka memakai argumen dari ekologi buat melanjutkan kebijakan, khususnya kebijakan hutan dan energi. Seringkali argumen-argumen itu bertentangan satu sama lain, seperti banyak yang dilakukan akademisi juga.

Ekologi dalam ekonomi

Banyak ekolog menghubungkan ekologi dengan ekonomi manusia:
·         Lynn Margulis mengatakan bahwa studi ekonomi bagaimana manusia membuat kehidupan. Studi ekologi bagaimana tiap binatang lainnya membuat kehidupan.
·         Mike Nickerson mengatakan bahwa "ekonomi tiga perlima ekologi" sejak ekosistem menciptakan sumber dan membuang sampah, yang mana ekonomi menganggap dilakukan "untuk bebas".
Ekonomi ekologi dan teori perkembangan manusia mencoba memisahkan pertanyaan ekonomi dengan lainnya, namun susah. Banyak orang berpikir ekonomi baru saja menjadi bagian ekologi, dan ekonomi mengabaikannya salah. "Modal alam" ialah 1 contoh 1 teori yang menggabungkan 2 hal itu.

Ekologi dalam kacamata antropologi

Terkadang ekologi dibandingkan dengan antropologi, sebab keduanya menggunakan banyak metode untuk mempelajari satu hal yang kita tak bisa tinggal tanpa itu. Antropologi ialah tentang bagaimana tubuh dan pikiran kita dipengaruhi lingkungan kita, ekologi ialah tentang bagaimana lingkungan kita dipengaruhi tubuh dan pikiran kita.
Beberapa orang berpikir mereka hanya seorang ilmuwan, namun paradigma mekanistik bersikeras meletakkan subyek manusia dalam kontrol objek ekologi — masalah subyek-obyek. Namun dalam psikologi evolusioner atau psikoneuroimunologi misalnya jelas jika kemampuan manusia dan tantangan ekonomi berkembang bersama. Dengan baik ditetapkan Antoine de Saint-Exupery: "Bumi mengajarkan kita lebih banyak tentang diri kita daripada seluruh buku. Karena itu menolak kita. Manusia menemukan dirinya sendiri saat ia membandingkan dirinya terhadap hambatan."


Ø  Jelaskan mengenai urgensi pendidikan lingkungan !

Mengigat semakin parahnya kerusakan lingkungan hidup yang menyebabkan menurunnya kwalitas kehidupan. Manusia sebagai penguasa lingkungan hidup di bumi berperan besar dalam menentukan kelestarian lingkungan hidup. Manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang berakal budi mampu merubah wajah dunia dari pola kehidupan sederhana sampai ke bentuk kehidupan modern seperti sekarang ini. Namun sayang, seringkali apa yang dilakukan manusia tidak diimbangi dengan pemikiran akan masa depan kehidupan generasi berikutnya.
Kerusakan lingkungan hidup terjadi karena adanya tindakan yang menimbulkan perubahan langsung atau tidak langsung sifat fisik dan/atau hayati sehingga lingkungan hidup tidak berfungsi lagi dalam menunjang pembangunan berkelanjutan.


Ø  Bagaimana pendapat anda mengenai pengetahuan lingkungan ?

Pengetahuan yang memberikan suatu pelajaran kepada masyarakat agar memahami lebih dalam tentang makna dari lingkungan, yang bertujuan agar masyarakat dapat selalu menjaga dan melestarikan lingkungan beserta ekosistem – ekosistem yang terdapat didalamnya.


Ø  Apa yang dimaksud dengan:
o   Pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan.
o   Ekosistem.
o   Sumberdaya.
o   Pencemaran lingkungan hidup

 a.    Pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan hidup adalah upaya sadar dan terencana yang memadukan lingkungan hidup untuk menjamin kemampuan, kesejahteraan dan mutu hidup generasi masa kini dan masa depan. 

b.    Ekosistem merupakan suatu tatanan kesatuan secara utuh dan menyeluruh antara segenap unsur lingkungan hidup yang saling memengaruhi.
 

c.    Sumberdaya adalah suatu nilai potensi yang dimiliki oleh suatu materi atau unsur tertentu dalam kehidupan. Sumber daya tidak selalu bersifat fisik, tetapi juga non-fisik.
 

d.    Pencemaran lingkungan hidup adalah masuknya atau dimasukkannya makluk hidup, zat energi, dan atau komponen lain ke dalam lngkungan atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak dapat berfingsi lagi sesuai dengan peruntukannya.


Ø  Pelajari  kasus yang berjudul  “Partisipasi Rakyat Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam Wilayah Kelola Masyarakat Adat Semende dan TNBBS”, tuliskan pendapat atau opini saudara mengenai hal itu !

 

Dalam pengelolaan lingkungan, diperlukan keterlibatan serta peran partisipasi rakyat untuk mengantisipasi masalah-masalah yang akan timbul. Salahsatu contoh knflik yang timbul pada masyarakat adat Semende yang tidak dilibatkan dalam penentuan perbatasan wilayah Taman Nasional, hal ini menyebabkan hilangnya hak-hak adat dan hukum adat  jadi terabaikan.
Padahal aturan hukum di indonesia cukup baik, namun aplikasinya tidak begitu di[erhatikan sehingga mengakibatkan banyaknya penyimpanga-penyimpangan yang dapat merugikan.
Keterlibatan masyarakat sangat penting namun tak kalah penting pula kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya  pengetahuan lingkungan.

 

Minggu, 17 Maret 2013

LINGKUNGAN



 

Lingkungan adalah kombinasi antara kondisi fisik yang mencakup keadaan sumber daya alam seperti tanah, air, energi surya, mineral, serta flora dan fauna yang tumbuh di atas tanah maupun di dalam lautan, dengan kelembagaan yang meliputi ciptaan manusia seperti keputusan bagaimana menggunakan lingkungan fisik tersebut.
Lingkungan terdiri dari komponen abiotik dan biotik. Komponen abiotik adalah segala yang tidak bernyawa seperti tanah, udara, air, iklim, kelembaban, cahaya, bunyi. Sedangkan komponen biotik adalah segala sesuatu yang bernyawa seperti tumbuhan, hewan, manusia dan mikro-organisme (virus dan bakteri).
Ilmu yang mempelajari lingkungan adalah ilmu lingkungan atau ekologi. Ilmu lingkungan adalah cabang dari ilmu biologi.

Lingkungan menjadi salah satu yang tak terpisahkan dari yang namanya suatu proses kehidupan,,jadi sebagai mahkluk ciptaan Tuhan yang diberi kelebihan dari makhluk lainnya untuk selalu mencintai dan menjaga lingkungan agar kita terjauh dari berbagai macam penyakit,bencana alam,dan gangguan alam lainnya,,